banner 728x250

Ciplukan: Buah Liar yang Diam-diam Baik untuk Penderita Diabetes!

Ilustrasi Buah Ciplukan
Ilustrasi
banner 120x600

Media Alternatif, Jakarta – Siapa sangka, buah kecil yang sering tumbuh liar ini ternyata punya manfaat luar biasa bagi kesehatan, terutama bagi penderita diabetes. Ciplukan (Physalis angulata) mungkin belum sepopuler buah lainnya, tapi kandungan gizinya patut diperhitungkan.

Seperti yang dilaporkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, ciplukan mengandung senyawa flavonoid dan withanolides yang terbukti dapat meningkatkan sensitivitas insulin serta menghambat lonjakan gula darah. Efek anti-diabetes ini menjadikan ciplukan sebagai pilihan alami untuk membantu menjaga kestabilan kadar gula dalam tubuh.

banner 325x300

Selain itu, buah ini juga kaya akan antioksidan yang membantu melawan peradangan dan memperkuat sistem imun. Dengan mengonsumsi ciplukan secara teratur dalam jumlah yang wajar, penderita diabetes bisa mendapatkan manfaat tambahan untuk kesehatan secara keseluruhan.

Namun, penting untuk berhati-hati dalam mengonsumsi ciplukan. Buah ciplukan yang masih mentah mengandung senyawa solanin, yang dapat beracun jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Oleh karena itu, pastikan untuk hanya mengonsumsi ciplukan yang sudah matang, yang ditandai dengan warna kuning keemasan.

Selain itu, konsumsi dalam jumlah yang wajar dan hindari makan daunnya secara langsung, karena bisa mengandung senyawa beracun dalam kadar tertentu. Melansir dari Kompas.com, konsumsi ciplukan yang tidak tepat bisa berisiko bagi kesehatan, sehingga perlu diperhatikan cara pengolahannya.

Cara mengonsumsi ciplukan yang aman:

  • Pilih buah yang sudah matang dengan warna kuning keemasan.
  • Cuci bersih sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan kotoran atau sisa pestisida.
  • Bisa dimakan langsung atau dijadikan campuran dalam jus atau salad.
  • Jangan mengonsumsi dalam jumlah berlebihan untuk menghindari efek samping.

Sementara itu, data dari International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa jumlah penderita diabetes di dunia pada tahun 2021 mencapai 537 juta. Angka ini diprediksi akan terus meningkat hingga 643 juta di tahun 2030 dan 783 juta pada tahun 2045. Indonesia sendiri menempati peringkat kelima negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak, dengan 19,5 juta kasus pada 2021, dan diprediksi naik menjadi 28,6 juta pada 2045.

Dengan angka yang terus meningkat, menjaga pola makan sehat menjadi semakin penting. Mengonsumsi makanan alami seperti ciplukan bisa menjadi salah satu langkah kecil untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil, asalkan dikonsumsi dengan cara yang aman.

Jadi, kalau ketemu ciplukan di pasar atau halaman rumah, jangan anggap remeh! Buah kecil ini bisa jadi tambahan alami yang bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil. Sudah siap mencoba?[mtp]

banner 325x300